Atap Baja Ringan

Kelebihan dan Kekurangan Rangka Atap Baja Ringan

Rangka atap baja ringan merupakan sebuah kontruksi atap pada bangunan yang terbuat dari baja ringan. Pada saat ini baja ringan sudah menjadi material yang dikenal banyak orang. Sebagai pengganti kayu pada atap rumah, baja ringan dinilai mampu lebih tahan lama dan efisien. Rumah dan gedung sekarang sudah banyak yang beralih menggunakan material ini. Tidak heran jika penggunaan kayu sebagai kontruksi atap sudah berkurang.

Selain karena kekuatannya, material ini dikenal lebih enteng daripada kayu sehingga beban atap pun berkurang. Sebagai orang awam, kita tidak perlu mengetahui secara detail jenis – jenis yang digunakan. Karena sekarang ini sudah banyak kontraktor khusus untuk pemasangannya.Yang perlu kita pahami sebelum menggunakannya yaitu harus paham kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu.

1. Pengertian Baja Ringan

Baja ringan adalah baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, akan tetapi kekuatannya tidak kalah dari baja konvensional.  Ada bebarapa macam baja ringan yang dikelompokan berdasarkan nilai tegangan tariknya ( tensile strength ). Kemampuan tegangan tarik ini umumnya didasarkan pada fungsi akhir dari baja ringan tersebut. Karena tingkat kualitas dan kuat tarik tinggi, baja ringan lebih tipis dan ringan dibandingkan baja konvensional. Baja G550 bisa diartikan sebagai baja yang mempunyai kuat tarik 550 Mpa (Mega Pascal).

2. Kekuatan

Dipasaran material ini mempunyai ketebalan berkisar antara 0,20 – 2,00 mm. Variasi ketebalan ini ditentukan oleh fungsi, sebarapa besar beban yang ditopang dan ukuran bentang baja itu sendiri. Ketebalan yang lebih kecil dibanding dengan baja konvensional dengan tujuan untuk mengurangi beban struktur bangunan. Kuda-kuda baja ringan mempunyai ketebalan antara 0,45 – 1,00 mm. Berbeda dengan kolom yang akan menopang beban yang lebih besar, ketebalannya kisaran antara 1,00 -2,00 mm (profil C). Sedangkan untuk genteng metal ketebalannya 0,20 mm karena bisa dikatakan tidak memikul beban dengan ketebalan tersebut sudah cukup memadai.

3. Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan

  • Tidak perlu di cat lagi.
  • Bahan bangunan yang ringan sehingga tidak memberatkan struktur.
  • Tidak terkena serangan rayap, hal ini berbeda dengan kayu yang punya resiko keropos dimakan rayap.
  • Mutu materialnya tidak berubah-ubah, tidak melapuk karena usia lanjut.
  • Proses pemasanganya cepat.
  • Tahan terhadap karat.
  • Lebih hemat biaya

4. Kekurangan Rangka Atap Baja Ringan

  • Pemilihan material memerlukan perhitungan struktur yang teliti dan kuat, karena jika ada yang salah maka atap bisa roboh total.
  • Tergolong sebagai material rangka atap yang cukup mahal dibanding jenis lainya, namun keberadaan kayu yang semakin langka telah membuat baja ringan menjadi lebih murah untuk digunakan.
  • Tidak bisa asal membuat rangka atap, perlu gambar kerja yang benar sehingga atap bisa dibangun dan berfungsi dengan baik.
  • Dari segi tampilan arsitektur terlihat kurang bagus jika tidak didesain sedemikian rupa, oleh karena itu diperlukan plafon penutup agar langit-langit terlihat bagus.
  • Tidak terjual bebas di toko bahan bangunan, jadi harus memesan langsung pada supplier rangka atap baja ringan yang biasanya menawarkan harga perencanaan.
  • Membutuhkan tukang tertentu yang ahli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.