Furniture Kayu Ulin

Interior Guess House PT. STN, Penajam-La Bangka (2) | Re-Finish Furniture Kayu Ulin

Melanjutkan artikel sebelumnya, masalah muncul saat semua mebel ulin diantar ke lokasi oleh rekan kami. Semua mebel tersebut ternyata difinishing dengan cat minyak!!… Hasilnya sangat jauh dari harapan kami dan PT. STN karena tekstur/motif kayu ulin sama sekali tidak terlihat tertutup oleh cat minyaknya yang berwarna hitam, kesannya pun terlihat seperti mebel jadul dan sangat tidak cocok jika disandingkan dengan semua furniture minimialis yang telah kami buat. Jelas saja PT. STN complain dan meminta perbaikan segera atas hal ini.

Kami pun dipanggil oleh manajemen PT. STN, kami mengakui bahwa ini adalah kesalahan kami dan perbaikan akan kami mulai paling lambat dalam 2 hari ini. Sebenarnya, awal rencananya adalah rekan kami hanya membuat furniture kayu ulinnya dan finishing akan dilakukan oleh tim kami dari Balikpapan. Saat negosiasi rekan tersebut memaksakan agar finishing bisa dilakukan sekalian oleh mereka dan saat itu mereka pun sepakat akan menggunakan finishing ducco melamic.

Rupanya mereka tidak tahu apa itu finishing ducco melamic !!! dan mereka pun tidak menanyakan ke kami sebelum melakukan proses finishing. Akhirnya PT. STN pun memaklumi hal ini, memang dalam sebuah pekerjaan proyek wajar saja jika ada masalah yang penting harus ada solusi untuk menangani masalah ini.

Refinishing

Nasi sudah menjadi bubur, tidak ada guna sesal yang penting sekarang action untuk menyelesaikan masalah ini. Sepulang dari PT. STN di La Bangka, kami langsung mendiskusikan hal ini dengan semua tukang terkait terutama tim finishing kami. Meski berat hati dan demi nama baik M Interior akhirnya mereka pun berangkat ke lokasi dengan misi memperbaiki masalah finishing ini.

proses-finishing-ulin
Proses awal : mengelupaskan semua cat minyaknya

Proses finishing mebel ulin kali ini menjadi lebih berat karena kami harus membersihkan cat minyak pada semua mebel ulin tersebut. Awal proses kami mengolesi remover pada semua furniturenya, setelah itu pengamplasan hingga bersih. Kurang lebih proses pembersihan ini memakan waktu 1 minggu dan rekan kami juga kami libatkan agar mereka juga bertanggungjawab atas masalah ini dan kedepannya mungkin mereka bisa belajar mengenai proses finishing ducco melamic.

Sebagian tim melakukan pembersihan, sebagian lainnya langsung melakukan proses finishing ducco melamic. Mulai dari tahap wood filler, sanding, woodstain dan clear semua proses ini memakan waktu kurang lebih 2 minggu. Genap semua 3 minggu kami kerjakan untuk finishing ini… Alhamdulillah akhirnya semua mebel ulin tersebut diterima oleh PT. STN dan mereka pun puas atas semua hasil pekerjaan kami. Secara khusus, manajemen menyatakan bahwa mereka sangat mengapresiasi tanggungjawab kami dan menjanjikan bahwa masih banyak pekerjaan disini dan mereka akan melibatkan kami sebagai kontraktor interior mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.