Merancang Walk in Closet

Walk In Closet Untuk Memenuhi Gaya Hidup Modern

Perkembangan gaya hidup masyarakat yang lebih modern ini menjadikan walk in closet sebagai kebutuhan ruang. Istilah walk in closet sendiri sebenarnya diterjemahkan sebagai ruang ganti pakaian yang terdiri dari lemari-lemari untuk menyimpan pakaian, sepatu, tas, aksesoris hingga peralatan make up.

Meskipun memiliki ruang tersendiri, walk in closet perlu dirancang secara cermat dan detil, terutama pada pengorganisasian ruangnya. Berikut ini adalah beberapa poin penting yang harus Anda perhatikan, diantaranya adalah :

Merancang-Walk-in-Closet
Merancang-Walk-in-Closet
  1. Tentukan Luas Walk In Closet

Jumlah penghuni serta banyaknya barang yang harus disimpan menjadi hal pertama yang harus dipertimbangkan. Semakin banyak jumlah penghuni dan barang yang harus disimpan, maka semakin besar luas walk in closet yang dibutuhkan. Hal ini tentu saja berpengaruh pada jumlah dan ukuran lemari yang dibutuhkan.

  1. Atur Lemari Sesuai Jenis Barang

Selain pakaian, barang pribadi lain yang ada di walk in closet adalah sepatu, tas, aksesori dan peralatan make up. Maka buatlah beberapa rak terpisah dalam sebuah unit lemari dan tentukan fungsi penyimpanannya. Anda bisa mengelompokkan barang Anda ke beberapa kategori, seperti sepatu dan tas, pakaian dan underwear, serta perhiasan dan aksesori.

Merancang-Walk-in-Closet
Merancang-Walk-in-Closet
  1. Pilih Desain Lemari Tertutup Atau Terbuka

Agar mudah menemukan barang yang diinginkan, sebaiknya gunakan lemari berdesain terbuka. Desainnya pun bisa terdiri dari deretan rak terbuka ataupun laci-laci. Namun, jika Anda menginginkan tampilan ruang selalu rapi, gunakan lemari tertutup. Agar ruangan tidak terkesan sempit, aplikasikan cermin pada pintu lemari.

  1. Tata Cahaya

Pencahayaan merupakan elemen penting yang patut diperhatikan. Jika tidak memungkinkan menghadirkan jendela / ventilasi untuk pencahayaan alami, maka perhatikan penempatan lampu. Pencahayaan dibutuhkan untuk memudahkan saat mencari barang. Gunakan automatic lighting ( lampu otomatis ) pada lemari sehingga dapat menghemat energi saat tidak digunakan.

Demikian tips yang dapat kami bagikan, jika ada yang ingin ditambahkan bisa langsung masuk ke kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.