Software Pendukung Arsitek

3 Software yang Sering Digunakan Oleh Arsitek Handal

Bagi anda yang masih bertanya-tanya software yang digunakan arsitek handal untuk mendukungnya dalam menciptakan / membuat desainnya lebih cepat daripada menggampar diatas kertas kerja. Ini dia beberapa software yang sering digunakan oleh para arsitek handal baik di Indonesia maupun luar Indonesia.

1. AutoCAD

AutoCAD adalah software yang paling populer di kalangan arsitek dan desainer interior, bahkan merupakan software yang wajib dikuasai. AutoCAD adalah software untuk membantu dalam membuat gambar arsitektur, interior dan gambar kerja. Bila dianalogikan AutoCAD adalah pengganti meja gambar dan alat gambar. Gambar yang dihasilkan oleh AutoCAD sangat akurat, karena dapat membuat gambar dengan ukuran hingga sepersekian millimeter / sangat kecil.

Saat menggambar dengan menggunakan AutoCAD, kita menggambar dengan skala 1:1. Sementara pengaturan skala gambar dilakukan pada saat akan di plot. AutoCAD digunakan tidak hanya untuk bidang arsitektur saja namun, bisa digunakan untuk semua keperluan gambar teknik, sehingga dapat digunakan di bidang teknik mesin, elektro, sipil dan bidang teknik lainnya yang memerlukan gambar teknik.

Kelebihan AutoCAD adalah dapat menghasilkan gambar dengan skala dan ukuran yang akurat. Untuk pembuatan gambar yang memerlukan hitungan yang sangat kecil / yang memerlukan detail yang sangat banyak sebaiknya mengunakan AutoCAD untuk membuat gambar Arsitektur (denah, potongan, tampak),

software ini juga bisa untuk membuat gambar kerja ( detail ). Kekurangan dari AutoCAD ini adalah rumit dan tidak praktis untuk pembuatan gambar 3D karena memerlukan detail yang sangat banyak dan juga tidak efisien jika Anda sedang dalam keadaan terburu – buru untuk menyelesaikan gambar / desain interior tersebut.

2. ArchiCAD

ArchiCAD adalah software yang khusus diperuntukan bagi arsitek ( khusus bagi gambar arsitektur ), karena perintah yang ada di ArchiCAD adalah elemen-elemen bangunan, yaitu dinding, kolom, balok, plat dan atap. ArchiCAD dilengkapi dengan library komponen-komponen bangunan dan interior juga komponen pencahayaan.

Keistimewaan dan kelebihan ArchiCAD adalah saat menggambar kita hanya menggambar denah, sementara tampak dan perspektif akan secara otomatis dibuat oleh ArchiCAD. Untuk gambar potongan juga dapat dengan mudah dilakukan karena hanya tinggal menentukan garis potongan dan arah potongannya saja ( potongan bisa berupa gambar 3 dimensi / isometric ).

Yang harus diperhatikan dalam menggunakan ArchiCAD adalah kita harus teliti dalam mengatur tinggi objek dan elevasi / ketinggian vertikal. Salah satu kelebihan lainnya adalah lebih mudah saat menggambar bangunan bertingkat banyak, karena dapat disetting ketinggian masing-masing lantai (masing-masing lantai berada pada window yang berbeda) dan kita dapat menduplikasi denah dari denah lantai sebelumnya.

Dengan pemisahan gambar per lantai ini lebih memudahkan bila kita ingin mengedit tiap-tiap lantai. Menggunakan ArchiCAD apabila akan membuat gambar bangunan lebih dari satu lantai dan dibutuhkan gambar 3 dimensi dengan ukuran yang tepat dan akurat. Untuk menghasilkan gambar 3 Dimensi, ArchiCAD dilengkapi dengan rendering engine. Untuk kelemahan dari software ini kualitas render yang dihasilkan oleh ArchiCAD tidak terlalu bagus, kurang realistik dan masih terlalu kaku.

3. SketchUp / SketchUp Pro

SketchUp atau Google SketchUp juga dikenal sebagai Trimble SketchUp adalah software desain grafis 3D (3 Dimensi ) yang biasanya sering digunakan untuk membuat rumah dan beberapa desain lainnya.

Manfaat google sketchup sangatlah banyak, di antaranya untuk membuat beberapa desain interior. Google sketchup memang sangatlah mudah untuk dipelajari. Google sketchup dapat digunakan untuk menggambarkan suatu object 3D yang sangat detail dan dengan hasil yang sangat memuaskan bahkan sama seperti aslinya ketika sudah melalui rendering.

Penggunaan sketcup ini memang sedang populer dikarenakan dapat membuat dengan mudah desain yang anda inginkan dengan waktu yang sangat singkat. Untuk anda sebagai arsitek / desainer yang jam terbangnya sudah sangat padat maka dianjurkan untuk menggunakan software ini karena dapat dipergunakan dengan sangat efisien. Bahkan karena begitu mudah dipelajari, desainer / arsitek pemula pun dapat dengan cepat mempelajari software ini.

Adapun beberapa kelebihan sketchup:
  • Interface yang sangat menarik dan simple
  • Mudah di gunakan oleh semua orang bahkan untuk pemula sekalipun.
  • Tools yang digunakan di dalamnya sangat ramah, sering di jumpai dan mudah untuk di ingat.
  • Banyak open source dan plugin yang mendukung kinerja dari Sketchup
  • Aplikasi 3D yang sangat ringan untuk komputer berbasis standard
  • Terdapat fitur import file ke ekstensi seperti 3ds, dwg, pdf, jgp, dll
Adapun Kekurangan sketchup :
  • Susah dalam pemodelan tingkat lanjut meskipun memakai plugin sekalipun
  • Terjadi Crash apabila terdapat banyak permukaan patch dan vertex ( terjadi apabila mengimpor model tingkat lanjut misal model manusia dari 3ds max ke Sketchup).

Tentunya tidak hanya software diatas yang digunakan oleh arsitek / desainer handal, masih banyak lagi jenis software yang dapat digunakan. Untuk sementara hanya ini yang dapat kami Share. Semoga dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.