Fasad Rumah Minimalis

Tips Memilih Material Untuk Pembuatan Fasad

Jika masih ada yang bingung apa itu fasad bangunan? Maka pengertian umum fasad bangunan itu sendiri adalah suatu sisi luar (eksterior) sebuah bangunan, umumnya terutama yang dimaksud adalah bagian depan, tetapi kadang-kadang juga bagian samping dan belakang bangunan.

Dalam arsitektur, fasad bangunan sering kali disebut juga suatu hal yang paling penting dari sudut pandang desain, karena ia memberikan suasana untuk bagian-bagian bangunan lainnya.

Contoh Desain Fasad Kantor Amway di Jakarta
Contoh Desain Fasad Kantor Amway di Jakarta

Fasad bangunan merupakan bagian utama bangunan yg paling banyak dilihat orang. Dengan tampak sebagai elemen utama yang dominan, akan membantu dalam membentuk citra dan karakter penghuni.

Namun di sisi lain, sebagai bagian terluar dari arsitektur bangunan, tampak eksterior akan menjadi bagian terdahulu yg paling kritis serta rentan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem dan cepat. Krisis / ancaman terbesar yang dihadapi oleh fasad bangunan beriklim tropis, yaitu:

  • Panas matahari yang bersinar sepanjang tahun
  • Kelembapan udara yang tinggi
  • Terpaan air hujan

( ketiga hal tersebut pasti akan mengakibatkan kerusakan pada bangunan, seperti fasad berlumut, bangunan yang retak-retak kecil pada dinding dan warna bangunan menjadi mudah pudar baik pada dinding, cat, maupun kusen-kusennya. )

Berikut tips untuk pemilihan material, yang sebaiknya Anda gunakan dalam membuat fasad bangunan rumah minimalis Anda, diantaranya :

1. Pintu dan jendela

Untuk bentuk kusen dan pintu sebaiknya lurus serta memanjang, baik vertikal maupun secara horizontal, serta dapat menghindari bentuk bujur sangkar karena biasanya kusen jendela merupakan bagian dari bidang dinding yang dicoak / dilubangi baik di tengah, di pinggir, ataupun di salah satu sisi ruangan.

Pilihan Material nya adalah :

  • Kusen UPVC ( Unplasticized Poly Vinyl Chloride ) atau aluminium. Memakai material logam pada fasad bangunan, juga memungkinkan untuk kusen dan pintu- pintunya. UPVC dan aluminium tidak perlu melakukan finishing karena finishingnya sudah menyatu dan dilakukan di pabrik.
  • Memakai kayu Jika Anda Memilih untuk memakai kayu maka untuk finishing kayu di luar, sebaiknya Memakai Cat Ultran lasur ataupun finishing yang memakai waterbase sehingga lebih awet dan tahan lama. Material kayu yang digunakan sebaiknya kayu jati, ulin, atau merbau yang relatif lebih tahan terhadap cuaca.
Fasad-Rumah-Minimalis
Fasad-Rumah-Minimalis
2. Balkon

Jika anda ini membuat Balkon maka pagar balkon bisa memakai material kaca yang dijepit dengan stainless steel / besi. Dapat pula Memakai railing besi atau kayu dengan pola garis horizontal ataupun vertikal. Bisa juga dikombinasikan dengan pagar beton yang dikolaborasikan memakai tekstur material yang berbeda.

3. Atap

Sedangkan untuk atap, dapat dipilih bentuk atap datar, atap pelana, atau atap limas. Sebaiknya atap tidak terlihat dominan karena gaya minimalis lebih menekankan pada bentuk- bentuk dasar, yaitu kubus dan kotak. Kalaupun memang memakai bentuk atap pelana atau piramida / limas, bentuk yang menonjol pada bagian muka adalah dindingnya. Material yang saat ini umum dipakai yakni genteng beton ataupun genteng keramik berbentuk datar. Sementara untuk warnanya dapat dipilih yang berwarna hitam atau abu-abu gelap.

4. Dinding Bangunan

Bentuk dan dinding bangunan minimalis modern merupakan bagian yang sangat menonjol pada fasad bangunan. Pada bangunan rumah minimalis, biasanya berupa bidang datar yang utuh dan dikombinasikan dengan lubang / coakan pada bidang yang utuh tersebut. Pembedanya dilakukan dengan Memakai tekstur ataupun material yang berlainan di antara bidang dinding.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.